BADAN PENGURUS HARIAN - Dalam rangka menjaga dinamika organisasi dan memastikan setiap program kerja berjalan efektif, DEMA U menggelar Rapat Evaluasi Kepengurusan pada tanggal 28 Juni 2026. Bertempat di Kios Domisili Sekitar, kegiatan ini menjadi momen penting untuk memetakan kinerja, mengidentifikasi kendala, serta merumuskan langkah strategis ke depan. Proses ini dihadiri oleh seluruh kementerian yang ada di bawah naungan DEMA U, mulai dari MENDAGRI, MENLU, MENKESMA, MENKASTRAT, MENFOKOM, MENSOSBUD hingga BPH.
Agenda utama dalam rapat ini adalah evaluasi menyeluruh atas program kerja yang telah, belum, dan sedang berjalan. Setiap kementerian memaparkan capaian, hambatan, serta keluhan yang diterima dari mitra kerja, terutama Ormawa dan UKM/UKK. Dari hasil evaluasi, terlihat bahwa komunikasi yang kurang intensif dan kendala teknis seperti kesibukan anggota, masalah kesehatan, hingga keterbatasan fasilitas menjadi tantangan bersama.
Selain evaluasi program, rapat ini juga membahas isu strategis terkait regenerasi kepemimpinan, khususnya dalam pemilihan Wakil Presiden DEMA U. Mengingat adanya anggota yang telah mengundurkan diri, maka kebutuhan akan figur Wakil Presiden yang kompeten dan siap menjadi pendamping Presiden menjadi sangat krusial. Kriteria yang ditetapkan mengharuskan calon Wakil Presiden mampu mewakili Presiden di berbagai forum dan memiliki kompetensi yang sepadan. Dari proses evaluasi, muncullah tiga opsi nama kandidat: Ammar Abi Abdillah, Maulana Habibur Rohman, dan Fathul Huda. Pada saat rapat evaluasi, kedua kandidat menyatakan masih ditahap pertimbangan dan satu kandidat yang menyatakan ketidaksediaannya karena merasa kurang kompeten dan kurang siap.
Untuk mengambil keputusan yang matang, DEMA U menggelar pertemuan lanjutan pada tanggal 30 Juni 2026 di Cafe Atap Pabrik. Dalam pertemuan yang lebih intim dan mendalam ini, ketiga kandidat kembali ditanyai perihal kesiapan dan visi mereka satu per satu. Proses dialog yang berlangsung di Cafe Atap Pabrik menjadi penentu arah kepemimpinan DEMA U ke depan. Dengan pertimbangan yang matang dan setelah melalui serangkaian tanya jawab, akhirnya dari tiga opsi yang tersedia, hanya satu kandidat yang menyatakan kesiapan penuh untuk mengemban amanah sebagai Wakil Presiden DEMA U, yaitu Maulana Habibur Rohman.
Keputusan ini diambil berdasarkan komitmen dan kesiapan yang ditunjukkan oleh Maulana Habibur Rohman untuk bersinergi dengan Presiden dalam menjalankan roda organisasi dan membawa DEMA U ke arah yang lebih baik.